Langsung ke konten utama

Mengendalikan Nafsu Makan, Manfaat Puasa yang Membuat Tubuh Makin Sehat


Counting down – 10 hari menuju Ramadhan mulia

Yuhu temans, sudah 10 hari menuju bulan Ramadhan ya. Semoga kamu tetap sehat, selalu berpikir positif dan pastinya optimis terus ya. Karena pemikiran yang baik dan positif akan menaikkan imunitas tubuh yang sangat kita butuhkan untuk melawan berbagai penyakit dan masalah di luar sana.

Nah hari ini yuk ya yuk kita bahas manfaat puasa untuk mengendalikan nafsu makan. Seperti yang kita tahu sama tahu nih, masalah obesitas telah menjadi salah satu persoalan dunia setelah berubahnya gaya hidup dimana orang – orang di muka bumi ini telah dimanjakan oleh teknologi yang membuat gerakan kita makin sedikit.

Dalam kasus yang lain, obesitas dalam banyak kasus tak hanya disebabkan oleh faktor keturunan, sering mengosumsi makanan yang tidak sehat, gaya hidup yang buruk hingga kurang gerak dan berolahraga, tetapi juga disebabkan oleh faktor psikis misalnya stres sehingga mengakibatkan nafsu makan meningkat, sulit mengendalikan diri saat berhadapan dengan makanan, melarikan diri dengan mengosumsi banyak makanan saat tertekan hingga menimbulkan obesitas yang berpotensi menimbulkan berbagai resiko penyakit.


Nafsu makan berlebihan ini tidak hanya mengganggu fisik, tetapi juga merupakan masalah psikis yang harus diatasi. Dalam agama, nafsu yang berlebihan dan tidak pada tempatnya bisa mematikan hati untuk menerima kebaikan. Makan berlebihan akan menimbulkan rasa malas termasuk malas untuk beribadah.

Memiliki nafsu makan berlebihan di luar kebiasaan juga mengindikasikan adanya gejala penyakit serius seperti diabetes dan hipertiroidisme. Nafsu makan berlebihan ini dalam dunia medis dikenal sebagai hypoerphagia atau polyphagia. Dan hal ini membutuhkan penan ganan lebih lanjut untuk mengatasinya.



Nafsu makan berlebihan dapat disebabkan oleh stres, kegelisahan, depresi, sindrom PMS, reaksi terhadap obat – obatan tertentu, kehamilan, bulimia, hipertiroidisme, penyakit Graves, hipoglikemi, diabetes, berhentinya seseorang dari kecanduan obat – obatan terlarang. Lebih jauh lagi, kesulitan diri untuk mengendalikan diri terhadap makanan bisa mengganggu kesehatan dan kehidupan secara keseluruhan.


Puasa adalah solusi untuk bisa mengatasi masalah ini terutama jika gangguan nafsu makan ini disebabkan oleh masalah psikis. Saat berpuasa, kita diminta untuk menahan diri. Baik dari makan dan minum, marah dan hal – hal yang merusak ibadah puasa tersebut. 


Saat berpuasa, kita dilatih dan dibiasakan untuk hidup teratur, banyak beramal baik dan mendekatkan diri kepada Allah. Secara psikis, hal ini akan melahirkan ketenangan. Berbagai masalah kejiwaan seperti stres, depresi akan berkurang secara signifikan. Karena keyakinan dan iman yang semakin meningkat.

Selain itu, energi dan oksigen yang biasanya sebagian besar digunakan untuk mencerna makanan akan dialihkan untuk hal – hal lain seperti peremajaan sel – sel tubuh, detoksifikasi termasuk kinerja otak. Kinerja otak yang meningkat akan membuat kita lebih mudah mengendalikan diri termasuk terhadap nafsu makan yang sulit dikendalikan.

Tetapi jika masalah gangguan makan ini disebabkan oleh penyakit tertentu, maka konsultasi ke dokter akan membantu mengatasinya. Padukan pula puasa dengan mulai menerapkan gaya hidup yang sehat, seperti memilih makanan dan minuman yang baik, aktif bergerak, banyak minum air putih, nikmati makanan dengan baik dan berlatih untuk mengenali sinyal tubuh saat lapar dan saat kenyang.

Dengan puasa dengan baik, maka masalah pengendalian nafsu makan pun bisa berkurang dan kesehatan tubuh akan didapat.

Sumber :
honestdocs.id
ngopibareng.id
freepik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Menikah karena Cinta

#Inspirasi dari Kak Rimalia (part 2)
Hai..hai...ini dia inspirasi kedua dari kakak saya, kak Rimalia. Kali ini akan membahas tentang landasan pernikahan ya. Yuk langsung aja disantap...

Tahukah Anda, mayoritas pasangan yang menikah akan mengatakan mereka menikah karena saling mencintai. Survei yang dilakukan oleh Pew Research Center di Amerika Serikat pada tahun 2010 menemukan bahwa 93% responden yang sudah menikah mengatakan cinta adalah fondasi utama dari pernikahan. Hasil yang hampir sama juga ditunjukkan oleh responden belum menikah yaitu 84%.Hasil ini mendukung survei yang dilakukan pada tahun 1986 yang menemukan mayoritas pria dan wanita di Amerika Serikat tidak akan menikah jika tidak mencintai pasangannya,
Data-data ini menunjukkan bahwa manusia memandang cinta romantis sebagai alasan utama untuk menikah. Tetapi dalam kenyataannya angka perceraian tak pernah menurun. Sehingga timbul pertanyaan apakah menikah karena cinta adalah keputusan yang tepat?
Aaron Beckyang dikenal sebagai…

Banyak Jalan Berbagi Kebaikan, Banyak Jalan Mendapatkan Kebaikan, Inilah Kebaikan Berbagi Bagi Kita

Kita diciptakan oleh Allah dengan tujuan untuk beribadah kepada-Nya. Dan untuk itu, kita diberikan tuntutan yang sangat jelas melalui kalam-Nya yang termaktub di Al-Quran dan hadist yang diwasiatkan Rasulullah kepada kita. Dan dari perintah mulia tersebut, perintah untuk berbagi adalah salah satu perintah yang diberikan kepada kita. Perintah ini diantaranya terdapat dalam Surat An-Nisa ayat 114, surat Ali Imran ayat 92, surat Al Baqarah ayat 261 dan surat At Thalaq ayat 7.
Berbagi sendiri merupakan salah satu cara paling efektif untuk memperoleh kebahagiaan. Tak tanggung-tanggung, kebahagiaan dunia dan akhirat bisa kita dapatkan sekaligus. Selain itu kita bisa terbebas dari sikap khawatir, memperoleh ketenangan batin, menyucikan hati, terhindar dari sikap kikir yang merugikan dan masih banyak lagi.

Manfaat Berbagi :
Manfaat berbagi ini ternyata telah banyak diteliti oleh para ahli. Dimana dari hasil penelitian - penelitian ini menunjukkan hasil yang hampir sama. Dimana ketika seseorang…

Penjahit, Bukan Sekedar Profesi Biasa, Inspirasi Pekerjaan di saat Pandemi Corona

#Inspirasi Jadi Duit
Haloha, dalam bahasan kali ini, kita akan membahas tentang profesi dan kemampuan yang sangat menarik jika kita miliki. Apa itu? Yup, penjahit.


Ya, tentunya menjahit sendiri merupakan bagian dari dunia fashion desain. Walaupun seorang desainer pakaian memiliki sejumlah perbedaan mendasar dengan seorang penjahit tetapi kedua profesi ini masih berada di lingkup yang sama. Tentunya saya tak akan membahas masalah ini, tetapi saya lebih menyoroti kepada tingkat keberlangsungan profesi penjahit di tengah berbagai persoalan kehidupan termasuk pada situasi saat ini.
Yup, kita memang masih terus berjuang untuk menghadapi penyebaran virus corona yang masuk ke dalam kelompok virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19. Penyebarannya yang sangat cepat, masif dengan cepat menjangkau hingga ke 215 negara di dunia. Akibat virus berbentuk mahkota ini pula, sejumlah sektor menjadi lumpuh. Banyak perusahaan terpaksa memutuskan hubungan kerja dengan karyawannya. Ada pula yang me…