Memelihara Kesetiaan Terhadap Pasangan


#Inspirasi Kak Rimalia – Part 3
(Seri Pernikahan)

Hai..hai, hari ini kita dapetin lagi inspirasi dari kak Rimalia, yang kali ini membahas tentang salah satu hal yang ehm, sangat tidak disukai dalam kehidupan pernikahan. Apa itu?
Yup, perselingkuhan. Ternyata perselingkuhan ini banyak lho terjadi di negara kita. 
Yuk lanjut agar kita bisa terhindar dari perselingkuhan dan tetap setia dengan pasangan.


  
Siapapun pasti menghendaki pasangannya setia, dan akan senantiasa mencintai dirinya,  hingga maut memisahkan. Terutama para istri, kebahagiaan akan tampak jelas di wajahnya jika mengetahui dengan pasti, bahwa suami yang dinikahinya adalah seorang yang menjunjung tinggi kesetiaan dan konsisten dengan komitmen yang dibuat bersama.

Sebagian istri kadang dihantui kekhawatiran terhadap kesetiaan suaminya. Hal ini disebabkan karena para suami lebih sering keluar rumah untuk mencari nafkah, sehingga peluang untuk melakukan ketidaksetiaan lebih besar.



Berbicara tentang ketidaksetiaan dalam pernikahan sebenarnya bukan hanya monopoli kaum Adam, para istri bahkan ibu rumah tangga pun bisa pula tergoda untuk melakukannya. Sebuah survei yang dilakukan JustDating, sebuah aplikasi pencari teman kencan menemukan hasil mengejutkan, bahwa 40% lelaki dan perempuan di Indonesia pernah mengkhianati pasangannya. Presentase ini membuat Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan kasus perselingkuhan terbanyak. Jika dibandingkan dengan negara Asia tenggara lainnya, sementara posisi pertama ditempati oleh Thailand dan negara dengan tingkat perselingkuhan terkecil adalah Malaysia. Hasil survei ini juga menunjukkan bahwa perempuan di Indonesia lebih banyak yang melakukan perselingkuhan dibandingkan lelaki.



Banyak alasan suami maupun istri berselingkuh, diantaranya akibat pelarian dari kebosanan ataupun konflik dalam rumah tangga, Mendapatkan tempat curhat dan teman diskusi yang nyaman, menemukan adanya harapan baru, komunikasi dan interaksi yang berlebihan dengan seseorang serta CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali/Cinta Lama Belum Kelar).


Perselingkuhan adalah permasalahan berat dalam rumah tangga. Walaupun salah seorang pasangan yang mengkhianati sudah meminta maaf, bertaubat dan perselingkuhan itu sudah lama berlalu, tetap menyisakan luka dan trauma yang mendalam dalam pernikahan. 

Pasangan yang dikhianati kerap didera kecurigaan terhadap pasangan, hilangnya kepercayaan diri, merasa tidak dicintai oleh pasangan bahkan merasa tidak berguna.  Ketidakseimbangan jiwa ini bisa dirasakan bertahun-tahun.

Jika demikian hebat trauma yang ditimbulkan oleh ketidaksetiaan, maka tentu saja kita bertekad tidak akan menjadi penyumbang angka, sebagai pengkhianat pasangan apalagi pelaku perceraian.

Jika saat ini badai sedang menghampiri bahtera pernikahan anda, maka jangan pernah berpikir untuk menghancurkan kesetiaan Anda. Karena manisnya perselingkuhan itu hanyalah sesaat.  Hari-hari selanjutnya adalah siksaan yang akan datang silih berganti dalam kehidupan Anda, baik secara fisik, psikis, finansial bahkan spiritual.

Beningkan fikiran dan bayangkan dengan nyata. Bagaimana Jika perselingkuhan ini diketahui oleh pasangan dan anak-anak Anda, tentu hal ini akan menghancurkan bahtera rumah tangga yang telah dibangun selama ini.  Jika perselingkuhan ini diketahui oleh keluarga besar, lingkungan bahkan rekan kerja Anda?  Tidakkah hal ini dapat menghancurkan kewibaan dan martabat Anda?


Tidak mudah menghentikan kobaran api yang melahap sebuah rumah.  Walaupun pemadam kebakaran sedemikian hebatnya dalam mematikan api, tetap saja dampak kebakaran itu dengan mudah dapat dilihat oleh semua orang.

Jika hati begitu mudah tergoda. Atau mungkin telah tergoda, segeralah membersihkannya.
Hati yang bersih tentu lahir dari iman yang terpupuk dan akan menuntun kepada perbuatan yang mulia. Hati yang bersih selalu merasakan adanya pengawasan Sang Pencipta, sehingga akan menghindari dari berbagai kemaksiatan termasuk perselingkuhan.  Hati yang bersih adalah rem yang paling kokoh dalam menghindari diri dari perselingkuhan.

Lalu bagaimana membersihkan hati?

Buatlah ikatan yang kuat dengan melakukan berbagai ibadah yang semakin mendekatkan diri kepada Allah.  Jika Anda sudah terlanjur melakukan ketidaksetiaan kepada pasangan, segeralah bertaubat.  Memohon ampun kepada Allah dan memohonlah agar anda diberi kekuatan dalam melawan nafsu yang hina ini.


Karena iman  mudah terguncang, maka bersemangatlah dalam menuntut ilmu yang dapat menyelamatkan iman dan pernikahan melalui video ceramah, membaca berbagai buku, tentu dengan mengikuti majelis ilmu secara langsung lebih terasakan dampaknya. Kuatkan pula silaturahim dan rajinlah berpuasa agar mampu menjaga hati. Perselingkuhan dalam bentuk apapun bukanlah solusi atas masalah yang terjadi dalam rumah tangga.

Jika terjadi konflik atau potensi masalah yang mengakibatkan hati berpikir untuk selingkuh, maka cobalah bicarakan dengan pasangan. Selesaikan masalah tersebut dan lawanlah keinginan untuk berpaling. Setiap rumah tangga tentu pernah didera masalah dan badai. Namun itulah ujian yang akan menguatkan rumah tangga. Karena membina sebuah keluarga adalah sebuah bentuk ibadah. Bagi yang berhasil memenangkannya, bagi keberlimpahan pahala akan menunggu di dunia dan akhirat.

Sumber :
infia.co
freepik.com
harapanrakyat.com
sumut.pojoksatu.id