Langsung ke konten utama

Manfaat Puasa Untuk Kesehatan Psikis Dengan Ridha Menerima Kondisi Diri


Counting down – 7 hari menuju Ramadhan mulia

Wow, Insya Allah satu minggu lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan ya Temans. Walaupun tahun ini akan memiliki banyak perbedaan dimana kita masih berada di pandemi Corona sehingga dihimbau secara tegas untuk tetap berada di rumah sehingga aktivitas sholat Tarawih akan dilakukan di rumah saja, tetapi tentunya hal ini tak akan mengurangi rasa bersyukur kita ya atas nikmat bisa bertemu lagi dengan bulan yang di dalamnya memiliki begitu banyak keutamaan.

Temans, selain kesehatan fisik, kesehatan psikis adalah sesuatu yang sangat penting. Apalagi di masa dimana begitu banyak hal termasuk serangan informasi yang jika tak disaring dengan benar, akan membuat panik, cemas hingga stress sehingga melemahkan imunitas tubuh. Nah puasa yang dilakukan dengan baik ternyata memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan psikis kita.



Di dalam kehidupan, kemampuan untuk ridha dengan segala kondisi diri, menerima takdir atas pilihan dan ikhtiar yang telah dilakukan membuat kesehatan fisik ikut membaik. Ridha berasal dari kata radhiya-yardha yang berarti menerima suatu perkara dengan lapang dada tanpa merasa kecewa ataupun tertekan. Sementara menurut istilah, ridha adalah menerima segala kejadian yang menimpa dirinya dengan lapang dada, menghadapinya dengan tabah, tidak merasa kesal dan tidak berputus asa.

Ridha meliputi hubungan dua arah. Antara manusia terhadap ketentuan Allah dan Allah terhadap hamba-Nya. Jika Allah telah ridha terhadap hamba-Nya, maka Allah akan menambah kenikmatannya, pahala dan ditinggikan derajat kemuliaannya. Sementara jika seseorang telah ridha dengan ketentuan Allah, maka dia akan menerima dengan sepenuh hati semua ketentuan dan ketetapan Allah. Menerima berarti menjalankan semua perintah dan menjauhi larangan-Nya. Menerima ketetapan dengan cara bersyukur ketika mendapat nikmat dan bersabar saat mendapat musibah.



Sikap ridha berkaitan pula dengan ikhtiar terbaik untuk mengubah nasib. Tetapi penerimaan hasil akhirnya adalah sesuatu di luar kuasa kita. Sikap terbaik yang bisa dilakukan adalah ridha sehingga Allah pun ridha dengan kita.

Jika seseorang tidak ridha dengan ketentuan dan ketetapan Allah, maka akan muncul rasa kecewa, iri dan dengki terhadap orang lain yang mungkin memiliki nasib lebih baik hingga rasa marah. Saat ini terjadi, hormon adrenalin akan meningkat. Peningkatan hormon ini akan menyempitkan pembuluh darah perifier, meluaskan pembuluh darah korner, meningkatkan tekanan darah arterial dan menambah jumlah volume darah ke jantung dan menjadikan jantung berdetak cepat serta memperkecil kontraksi otot empedu. Hal – hal ini akan meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti stroke, serangan jantung dan lain sebagainya. Dengan kata lain, sel jantung akan merasa tertekan, kebutuhan oksigen meningkat dan keping – keping darah menjadi mengental. Yang kemudian akan memicu pembekuan darah dan mengakibatkan resiko stroke dan serangan jantung.


Berpuasa sepanjang bulan Ramadhan dan puasa – puasa sunnah akan melatih seseorang untuk menjalankan kebiasaan baik yang mendekatkan diri kepada Allah. Ganjaran berlipat ganda untuk setiap amal kebaikan merupakan motivasi yang membangun kesadaran untuk dekat dengan Allah. Saat berpuasa, emosi biasanya akan terkontrol dengan baik dan kondisi psikis berada dalam kondisi tenang. Hal ini akan melahirkan sikap ridha terhadap segala yang sudah Allah gariskan untuk kita. Sembari berdoa agar diberi kondisi yang lebih baik lagi terutama dalam segi keimanan.

Dengan ridha menerima kondisi diri lewat proses berpuasa, maka kesehatan tubuh pun akan mengikuti. Tubuh semakin sehat, pikiran dan jiwa pun sehat.

Sumber :
hidayatullah.com
kitapunya.net
freepik.com
dokumen pribadi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Menikah karena Cinta

#Inspirasi dari Kak Rimalia (part 2)
Hai..hai...ini dia inspirasi kedua dari kakak saya, kak Rimalia. Kali ini akan membahas tentang landasan pernikahan ya. Yuk langsung aja disantap...

Tahukah Anda, mayoritas pasangan yang menikah akan mengatakan mereka menikah karena saling mencintai. Survei yang dilakukan oleh Pew Research Center di Amerika Serikat pada tahun 2010 menemukan bahwa 93% responden yang sudah menikah mengatakan cinta adalah fondasi utama dari pernikahan. Hasil yang hampir sama juga ditunjukkan oleh responden belum menikah yaitu 84%.Hasil ini mendukung survei yang dilakukan pada tahun 1986 yang menemukan mayoritas pria dan wanita di Amerika Serikat tidak akan menikah jika tidak mencintai pasangannya,
Data-data ini menunjukkan bahwa manusia memandang cinta romantis sebagai alasan utama untuk menikah. Tetapi dalam kenyataannya angka perceraian tak pernah menurun. Sehingga timbul pertanyaan apakah menikah karena cinta adalah keputusan yang tepat?
Aaron Beckyang dikenal sebagai…

Banyak Jalan Berbagi Kebaikan, Banyak Jalan Mendapatkan Kebaikan, Inilah Kebaikan Berbagi Bagi Kita

Kita diciptakan oleh Allah dengan tujuan untuk beribadah kepada-Nya. Dan untuk itu, kita diberikan tuntutan yang sangat jelas melalui kalam-Nya yang termaktub di Al-Quran dan hadist yang diwasiatkan Rasulullah kepada kita. Dan dari perintah mulia tersebut, perintah untuk berbagi adalah salah satu perintah yang diberikan kepada kita. Perintah ini diantaranya terdapat dalam Surat An-Nisa ayat 114, surat Ali Imran ayat 92, surat Al Baqarah ayat 261 dan surat At Thalaq ayat 7.
Berbagi sendiri merupakan salah satu cara paling efektif untuk memperoleh kebahagiaan. Tak tanggung-tanggung, kebahagiaan dunia dan akhirat bisa kita dapatkan sekaligus. Selain itu kita bisa terbebas dari sikap khawatir, memperoleh ketenangan batin, menyucikan hati, terhindar dari sikap kikir yang merugikan dan masih banyak lagi.

Manfaat Berbagi :
Manfaat berbagi ini ternyata telah banyak diteliti oleh para ahli. Dimana dari hasil penelitian - penelitian ini menunjukkan hasil yang hampir sama. Dimana ketika seseorang…

Memelihara Kesetiaan Terhadap Pasangan

#Inspirasi Kak Rimalia – Part 3 (Seri Pernikahan)
Hai..hai, hari ini kita dapetin lagi inspirasi dari kak Rimalia, yang kali ini membahas tentang salah satu hal yang ehm, sangat tidak disukai dalam kehidupan pernikahan. Apa itu? Yup, perselingkuhan. Ternyata perselingkuhan ini banyak lho terjadi di negara kita.  Yuk lanjut agar kita bisa terhindar dari perselingkuhan dan tetap setia dengan pasangan.

Siapapun pasti menghendaki pasangannya setia, dan akan senantiasa mencintai dirinya,hingga maut memisahkan.Terutama para istri, kebahagiaan akan tampak jelas di wajahnya jika mengetahui dengan pasti, bahwa suami yang dinikahinya adalah seorang yang menjunjung tinggi kesetiaan dan konsisten dengan komitmen yang dibuat bersama.
Sebagian istri kadang dihantui kekhawatiran terhadap kesetiaan suaminya. Hal ini disebabkan karena para suami lebih sering keluar rumah untuk mencari nafkah, sehingga peluang untuk melakukan ketidaksetiaan lebih besar.


Berbicara tentang ketidaksetiaan dalam pernikahan seben…