Jadikan Usus Makin Sehat, Manfaat Puasa yang Keren Abis


Counting down – 14 hari menuju Ramadhan mulia

Tadi malam bulan purnama bersinar terang, yang artinya kita pas ada di tengah – tengah bulan Sya’ban. Hmm, bulan suci Ramadhan insya Allah akan segera datang dalam dua minggu lagi. Nah, biar semangatnya makin berkobar untuk menjalani bulan suci Ramadhan dimana kita berharap di bulan suci tersebut pandemi Corona ini segera musnah dari muka bumi, kita selalu sehat dan berjuta harapan lainnya, yuk kulik terus manfaat puasa yang masya Allah, ga ada habis – habisnya ini.

En today...tararara....jeng...jeng...yuk ah bahas manfaat puasa untuk kesehatan usus. Usus ini adalah salah satu sistem organ yang penting banget dalam kehidupan kita. Saking pentingnya, sebagian besar energi dalam tubuh digunakan untuk fungsi sistem ini lho.


Saluran pencernaan pada manusia berfungsi untuk mencerna, memecah dan menyerap makanan melalui lapisannya ke dalam darah. Organ dalam saluran pencernaan terdiri atas mulut, esofagus (kerongkongan), lambung, usus halus, usus besar dan anus. Sementara organ pencernaan lengkap termasuk lidah, gigi, kantung empedu, kelenjar air liur dan pangkreas.

Usus terdiri dari dua bagian, usus halus dan usus besar. Usus halus berbentuk tabung tipis sekitar satu inchi. Usus halus terletak sedikit lebih rendah dari lambung dan memakan sebagian besar rongga perut. Usus halus terdiri dari tiga bagian yakni duodenum/usus 12 jari, jejunum dan ileum. Usus halus secara umum berfungsi untuk mencerna nutrisi dari makanan.

Sementara usus besar membentuk huruf “U” terbalik di atas usus halus yang digulung. Usus terdiri dari tiga bagian yaitu sekum, kolon dan rektum. Fungsi utama usus besar adalah membuang air dan garam dari bahan yang tidak tercerna dan membentuk limbah padat yang dapat dikeluarkan.

Kesehatan usus merupakan salah satu hal penting dalam tubuh kita. Sehingga kita harus menjaganya agar bisa tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Puasa bisa membantu untuk menjaga agar usus kita tetap dalam performa yang baik. Ketika kita berpuasa, saluran cerna termasuk usus, enzim dan hormon yang bertugas mencerna makanan dapat beristirahat. Selama hampir 11 bulan, saluran pencernaan kita dipaksa bekerja keras untuk mencerna makanan tanpa henti. Saat berpuasa, sekitar pukul 12 siang saluran cerna telah selesai melakukan tugasnya. Dari pukul 12 siang hingga berbuka, inilah kesempatan usus untuk beristirahat. Ketika berpuasa Ramadhan, hal ini akan berlangsung setiap hari selama satu bulan.

Menurut para ahli, waktu ini diperkirakan cukup untuk membersihkan makanan yang tertimbun dalam usus besar dan memberikan kesempatan usus untuk beristirahat. Ketika kita menjalankan ibadah puasa sekitar 15 jam dalam sehari, sesungguhnya tubuh sedang melakukan detoksifikasi dengan membuang racun keluar dari tubuh. Zat yang sudah tidak diperlukan lagi dalam tubuh kita bisa dibuang dengan optimal sehingga mengurangi risiko terjadinya penyakit – penyakit metabollik seperti diabetes dan hipertensi.


Saat berpuasa, sel – sel usus pun diberi kesempatan untuk melakukan regenerasi sel. Agar manfaat puasa untuk usus bisa optimal, kita harus mengimbanginya dengan pola hidup yang sehat pula. Banyak minum air putih saat sahur dan berbuka, memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung serat, mengosumsi makanan dengan gizi seimbang dan variatif, mengosumsi prebiotik, menyegerakan berbuka, tidak melewatkan sahur dan melakukan aktivitas fisik yang seimbang.

  
Sumber :
hellosehat.com
aceh.tribunnews.com
halodoc.com
freepik.com