FILOSOFIS MENCUCI UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH


Temans, suka nyuci ga? Sebenarnya mau suka, mau enggak, tetap ya kita harus nyuci. Nah saya juga gitu. Dan setelah bertahun – tahun mencuci, saya menemukan sebuah filosofis unik dari mencuci yang ternyata bisa kita gunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah kita.

Nah, alih – alih kabur atau membiarkan masalah berlarut – larut atau berharap waktu menyelesaikannya, mendingan kita mikirin tindakan untuk menyelesaikannya. Memang ada juga sih masalah yang bisa diselesaikan dengan berharap pada waktu, tapi tentunya tak selalu efektif.
Nah cobain deh filosofis saya ini :

Ada sebuah cara yang bisa membantu kita menyelesaikan masalah yang bertumpuk – tumpuk, yaitu dengan mengibaratkan tumpukan masalah kita tersebut ibarat tumpukan pakaian kotor dengan berbagai kotorannya. Kotoran ibarat masalah. Langkah pertama tentu memisahkan pakaian menurut tingkat kekotorannya, atau mengelompokkan masalah menurut berat ringannya.


Jika pakaian yang terkena keringat saja atau masalah yang ringan saja bisa digabung menjadi satu. Baju yang lebih kotor misalnya terkena tanah, tentu harus direndam terpisah dan dibersihkan dengan sikat, artinya masalah yang lebih berat ditangani dengan penanganan dan waktu yang lebih lama. Ada pula pakaian yang terkena noda berat misalnya tinta yang mengering, maka satu kali perendaman tidak cukup untuk menghilangkan noda tersebut, butuh cairan khusus selain sabun untuk menghilangkannya, ini bisa diibaratkan dalam penyelesaian masalah kita membutuhkan bantuan orang lain untuk menyelesaikannya.



Setelah memahami filosofi ini, mulailah menulis masalah-masalahmu. Lalu susun dan kelompokkan menurut berat ringannya. Mulailah dari menyelesaikan yang ringan. Jika satu – persatu masalah perlahan telah diselesaikan, kita akan semakin semangat menyelesaikan masalah-masalah lainnya. Jangan biarkan masalah menghalangimu untuk maju dan menjadi sukses dan biasakan menyelesaikan masalah dan tak membiarkannya berlarut-larut dan menumpuk sehingga membuatmu suntuk.

Jangan biarkan masalah menghalangi langkahmu untuk maju dan sukses, selesaikan satu-persatu dan rasakan jalan menuju tujuanmu yang semakin jelas


Sumber gambar :
shutterstock
https://cantik.tempo.co/